Juergen Klopp Ingin Menjadi Yang Utama Di Livepool

Juergen Klopp Ingin Menjadi Yang Utama Di Livepool

Juergen Klopp Ingin Menjadi Yang Utama Di Livepool

Juergen Klopp Ingin Menjadi Yang Utama Di Livepool – Sejak memipin Liverpool, Juergen Kloop beberapa kali menyelesaikan turnamen sebagai runner-up. Ia tak ingin mau ikut kembali terjadi pada musim ini.

Juergen Klopp Ingin Menjadi Yang Utama Di Livepool

Tiga final telah dirasakan Liverpool bersama Klopp tapi tak satu pun berhasil dimenangi. Posisi kedua didapat pada Piala Liga Inggris dan Liga Europa 2016, lalu Liga Champions 2018.

Liverpool langsung bisa dilihat di awal musim. Si Merah belum pernah menelan kekalahan dalam delapan pertandingan di Premier League. Mmohamed Salah Cs kini mengumpulkan 20 poin, sama dengan raihan Manchester City dan Chelsea di puncak klasemen.

Usai memenangi trofi bersama Liverpool musim ini, menjadi sebuah langsung jawab bagi Klopp. Dia pun berniat membuka puasa gelar bersama Liverpool.

Liverpool sudah puasa gelar sejak 2012. Trofi terakhir yang mereka angkat adalah Piala Liga Inggris di bawah kepemimpinan Kenny Dalglish.

Peringkat kedua itu tak berarty bagi kami. Dalam olahraga, berada di urutan kedua pada olimpiade akan membuat Anda pulang dengan medali perak,”ujarnya dilansir Mirror.

“Dalam sepakbola, itu tidak berarty apa-apa. Dan itu juga tak berarty bagi saya. Saya ingin menjadi juara dan tahu itu menjadi sebuah tanggung jawab,”tandasnya.

“Saya mengerahkan segenap kemampuan. Pengetahuan, hasrat, hati, pengalaman. Saya benar-benar memberikan semuanya untuk klub 100 persen. Saya sama sekali tak menahan sesuatu.

“Hal itu seharusnya berjalan, setidaknya pada satu titik. Namun sampai itu terjadi, kami harus menikmati apa yang dijalankan,”ungkap mantan manajer Borussia Dortmund ini.

Pada musim yang sama dengan kegagalan Klopp di babak pamungkasnya Piala Liga Liverpool sukses mencapai partai fina Liga Europa dengan menyakinkan. Manchester United dan Borussia Dortmund sukses ditumbangkan Roberto Firmino dan kolega di babak 16 besar dan perempat final.

Lebih menyeramkan dibanding Sevilla yang cuma menyingkirkan Basel, Athletic Bilbao, dan Shakhtar Donetsk di fase sebelumnya. Makin berpihak ke Liverpool setelah Daniel Sturridge membuka keunggulan di menit ke-35.

Jakob-Park tersebut di sisi lain, Sevilla mencetak tiga gol balasan via satu Kevin Gameiro dan dwigol Coke.

Untuk bermain games bola online, dapat langsung hubungi livechat kami pada berikutnya :

LIVECHAT KLIK188

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *